Perjalanan Pendidikan Indonesia

         Pendidikan adalah tempat kita menaburkan benih-benih kebudayaan yang hidup dalam masyarakat sekaligus sebagai instrumen tumbuhnya unsur peradaban. Pendidikan itu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak - anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi -tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Pengajaran dan mengajar mempunyai pemahaman berbeda dimana pengajaran adalah penyampaian ilmu/manfaat bagi hidup anak-anak secara lahir maupun batin jika mengajar adalah salah satu bagian dari mendidik 

    Pendidikan nasional merupakan pendidikan yang berdasarkan garis bengsanya dan ditunjukan untuk keperluan peri kehidupan yang dapat mengangkat derajat negeri dan rakyatnya dan pendidikan budi pekerti merupakan pendidikan yang menggunakkan ruh-ruh keluhuran dan kesucian hidup dan hati. Harapan untuk kemajuan Negeri ini semuanya tertuang di dalam UUD 1945 dan ini menjadikan agar ke depannya tujuan pendidikan bisa tercapai dengan baik. 

    Perjalanan pendidikan sangat panjang dimana pada tahun 1854 beberapa bupati mendirikan sekolah kabupaten yang hanya mendidik para pegawai, Pada tahun yang sama lahir sekolah Bumi Putera yang hanya mempunyai 3 kelas serta hanya mendidik rakyat untuk menulis dan menghitung yang mendidikn pembantu. Tahun 1920 lahir cita-cita nasional untuk perubahan yang radikal dalam pendidikan dan pengajaran sehingga lahirlah Taman Siswa pada tahun 1922 sebagai gerbang emas kemerdekaan dan kebebasan kebudayaan bangsa di D.I.Y dan ini menjadikan lahirnya kebangkitan dalam pendidikan hingga sekarang ini.

        Menjadi seorang guru adalah salah satu pekerjaan yang mulia dan ini panggilan dari hati karena kita harus bisa memberikan pengaruh dan perubahan kepada peserta didik terutama dalam membuat pemahaman menjadi lebih baik lagi. Guru harus terus mengembangkan diri dan mengasah kemampuannya karena sebagai role model dan dijadikan panutan bagi peserta didik sehingga kita harus memberikan contoh yang baik. Semboyan Ki Hajar Dewantara "Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani dimana kita ketika di depan harus bisa memberikan contoh/panutan di tengah memberikan semangat dan dibelakang kita harus memberikan dorongan. Sebisa mungkin kita dapat memberikan yang terbaik kepada peserta didik dalam pemahaman materi dengan contoh konkrit. 

        Pendidikan di Indonesia jaman sekarang sudah maju dan sesuai dengan perkembangan jaman yang ada dimana dalam proses pembelajaran banyak memberikan kebebasan kepada peserta didik dan juga bisa memberikan mengaitkan permasalahan yang ada pada kehidupan sehari-harinya dengan materi yang diberikan dan ini sangat memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak dimana materi lebih bisa tersampaikan dengan baik dan pemahaman anak menjadi lebih baik lagi. Guru juga lebih banyak bisa mengembangkan kemampuan dan juga pembelajaran tidak hanya berpusat kepada guru tetapi lingkungan juga bisa berpengaruh serta unsur kebudayaan. Pendidikan yang seperti ini yang sesuai dengan perkembangan jaman yang ada dan ini harus bisa diterapkan dibarengin dengan semangat  dan tekad yang kuat agar kelak bisa lahir seorang pemimpin yang dapat memberikan konstribusinya dalam kemajuan bangsa Indonesia.


Comments

Popular posts from this blog

Lagu Sayang dan makna bahasa jawa

Teaching Writing

Evaluasi pembelajaran dalam literasi